Sabtu, 05 Maret 2011

Bioteknologi


Bioteknologi dapat didefinisikan sebagai pemanfaatan mikroorganisme atau sel hidup untuk kepentingan manusia. Bioteknologi merupakan gabungan dari berbagai ilmu, antara lain genetika, mikrobiologi, biokimia, dan teknik kimia.
            Seorang ilmuan bernama Louis Pasteur pada tahun 1857 berhasil membuktikan bahwa fermentasi merupakan proses yang dilakukan oleh mikoorganisme hidup. Karya Louis Pasteur tersebut menjadi awal pemanfaatan bioteknologi dalam bidag industry.  Sejak sekitar tahun 1920 mikroorganisme mulai banyak digunakan dalam produksi senyawa-senyawa kimia seperti aseton,butanol,etanol,gliserin,asam laktat, dan asam asetat. Setelah Perang dunia II produksi antibiotic penisilin oleh jamur Penicillium notatum berkembang dengan cepat. Produksi penisilin kemudian diikuti oleh penemu antibiotic-antibiotic lain.
            Tahun 1953 ilmuan James Watson dan Francis Crick menemukan struktur DNA. Penemuan mereka menjadi awal perkembangan bioteknologi modern. Kemajuan pesat di bidang biologi molekuler dan biologi seluler melahirkan organism transgenic, teknik kultur jaringan, serta berbagai produk bioteknolgi modern lain. Perkembangan bioteknologi modern memberi harapan akan dapat disempurnakannya proses dan produk yang telah ada. Lebih dari itu, bioteknologi modern diharapkan juga mampu mengembangkan produk baru,yang sebelumnya diperkirakan tidak mungkin dibuat .
            Penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari sudah manusia lakukan sejak zaman prasejarah. Pembuatan bir, misalnya, telah orang kerjakan sejak sekitar tahun 600 SM. Minuman anggur di duga merupakan produk bioteknologi tertua, disusul bird an roti yang dibuat dengan bantuan khamir/ragi sekitar tahun 400 SM. Orang Cina juga sudah melakukan proses fermentasi kepang dalam pembuatan kecap dan taoco sejak tahun 722 SM.

 (1PA04)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar