Minggu, 13 Maret 2011

Adanya Tahun Masehi atau Tahun Syamsiah


Tahun masehi atau tahun syamsyiah sering juga disebut tahun matahari (surya). Sekali bumi mengelilingi matahari memerlukan waktu 365 ¼ hari. Tahun yang didasarkan atas perhitungan waktu yang dibutuhkan bumi mengelilingi matahari disebut tahun surya atau tahun masehi dan lamanya sama dengan 365 ¼ hari. Dalam tahun masehi, 1 tahun dibagi menjadi 12 bulan.
          Penetapan tahun masehi mula-mula dilakukan oleh Julius Cesar dari kerajaan Romawi pada tahun 47. Orang Romawi menetapkan 1 tahun = 365 ¼ hari. Karena jumlah hari dalam setahun tidak bulat, Julius cesar menetapkan 1 tahun = 365 hari, sedangkan sisa yang ¼ hari dari setiap tahun dikumpulkan selama 4 tahun sehingga menjadi 1 hari. Tambahan 1 hari tersebut dimasukan ke bulan Februari yang biasanya 28 hari menjadi 29 hari sehingga 1 tahun = 366 hari dan disebut tahun kabisat .
          Julius Cesar menetapkan tahun kabisat adalah tahun yang habis dibagi empat, misalnya 1992, 1996, 2000, dan seterusnya. Perhitungan yang lebih tepat menunjukan bahwa lamanya bumi mengelilingi matahari satu kali adalah 365 hari 5 jam 48 menit. Setelah diperhitungkan dengan teliti, maka tahun kabisat adalah tahun yang angkanya habis dibagi empat dan tahun abad yang angkanya habis dibagi 400. (Tahun abad adalah tahun yang angka akhirnya ratusan, missal: 900, 1200, 1100, 1900, 2000, dan seterusnya). Jadi, tahun 1900 bukan tahun kabisat karena walaupun habis dibagi empat, tapi tidak habis dibagi 400.

Angka Tahun Kabisat
No
Angka Tahun
Tahun Kabisat (ya/tidak)
1
1200
 Ya
2
1432

3
1946

4
1500
Tidak
5
1600

6
2000


Nama Bulan
 Lamanya
January
31 hari
February
28 hari
Maret
31 hari
April
30 hari
Mei
31 hari
Juni
30 hari
July
31 hari
Agustus
31 hari
September
30 hari
Oktober
31 hari
November
30 hari
Desember
31 hari
Jumlah
365 hari
Nama-nama bulan pada Tahun Masehi dan Lamanya












1PA04

Tidak ada komentar:

Posting Komentar